Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kelas 6 Tema 5 Subtema 3 Pembelajaran 1

Berikut ini Pembelajaran Kelas 6 Tema 5 Subtema 3  Pembelajaran 1. Silahkan bisa di Tonton Video dibawah ini ya. 

Ayo, Belajar Berwirausaha


Tahukah kamu bahwa banyak pelaku usaha menghasilkan berbagai produk bernilai jual dari benda-benda yang tidak terpakai?

Kreativitas yang Membuahkan Hasil

                Rangkaian bunga kering buatan Ibu Made Yuliani memenuhi etalase di rumahnya. Indah dipandang dengan aroma semerbak memenuhi ruangan.

                Ibu Made Yuliani adalah seorang tokoh wirausaha Bali yang memulai usahanya dengan mengumpulkan bunga-bunga kering yang berjatuhan di sekitar tempat tinggalnya di Pulau Dewata. Berawal dari rangkaian bunga kering, usahanya kini berkembang pesat dan menghasilkan aneka produk pewangi. Sabun alami, pelembap tubuh, serta pewangi ruangan diramu dan dibuatnya dari beragam jenis buah dan tanaman.

                “Kreativitas sangat penting dalam usaha ini”, ujar Bu Made.

                “Bunga-bunga kering yang awalnya tampak tidak menarik, dirangkai kembali menjadi karya seni yang memiliki nilai jual,” lanjut Bu Made lagi.

                Pelanggan produk yang dihasilkan oleh Ibu Made Yuliani tidak hanya berasal dari dalam negeri, namun banyak yang berasal dari mancanegara.

 

Apakah MEA itu?

         MEA singkatan dari Masyarakat Ekonomi ASEAN. Para pemimpin Asean sepakat memberlakukan pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara pada akhir 2015 agar daya saing Asean meningkat dan untuk menarik investasi asing. Penanaman modal asing di wilayah ASEAN sangat dibutuhkan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan. Pembentukan MEA nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat.

Bagaimana MEA mempengaruhi kita?

                MEA tidak hanya membuka arus perdagangan barang atau jasa, tetapi juga pasar tenaga kerja profesional, seperti dokter, pengacara, akuntan, dan lainnya. Dengan diterapkannya MEA, peluang tenaga kerja asing untuk mengisi berbagai jabatan serta profesi di Indonesia akan semakin terbuka.         

                Begitu pula sebaliknya, tenaga kerja Indonesia juga mempunyai peluang yang lebih besar untuk bekerja di negara-negara anggota ASEAN lainnya. Hal ini menandakan bahwa kualitas produk dan sumber daya manusia Indonesia harus terus ditingkatkan agar mampu ikut berpartisipasi bersama tenaga kerja asing.

Apa keuntungan MEA bagi Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya?

                Riset terbaru dari Organisasi Perburuhan Dunia atau ILO menyebutkan pembukaan pasar tenaga kerja mendatangkan manfaat yang besar. Selain dapat menciptakan jutaan lapangan kerja baru, Hal ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan 600 juta orang yang hidup di Asia Tenggara. ILO memperkirakan bahwa permintaan tenaga kerja profesional akan naik 41% atau sekitar 14 juta di tahun 2015. Sementara, permintaan akan tenaga kerja kelas menengah akan naik 22% atau 38 juta, sementara tenaga kerja level rendah meningkat 24% atau 12 juta.


Yuk kita lanjut ke Pembelajaran 2.

Posting Komentar untuk "Kelas 6 Tema 5 Subtema 3 Pembelajaran 1"