Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kelas 4 Tema 5 Subtema 1 Pembelajaran 5

 

Kelas 4 Tema 5 Subtema 1 Pembelajaran 5

Pada kesempatan kali ini anak-anak akan mempelajari Subtema 1 Pembelajaran 5. Untuk lebih jelasnya anak-anak bisa menonton video di bawah ini.


Pada akhir masa Kerajaan Hindu-Buddha, muncullah tokoh-tokoh yang membawa kejayaan Kerajaan Majapahit. Kerajaan Majapahit dikenal sebagai salah satu kerajaan terbesar di Nusantara. Siapakah mereka? Mari, kita cari tahu!
- Gajah Mada 
- Hayam Wuruk

Mahapatih Gajah Mada

Gajah Mada adalah seorang panglima perang dan tokoh yang sangat berpengaruh pada zaman kerajaan Majapahit. Saat remaja, ia merupakan seorang pemuda yang mempunyai keahlian bela diri yang sangat hebat serta berilmu tinggi. Pada usia 19 tahun, Gajah Mada berhasil menyelamatkan rajanya, Prabu Jayanegara.

Oleh karena kecakapannya, pada tahun 1319, ia diangkat sebagai Patih Kahuripan. Dua tahun kemudian, ia diangkat sebagai Patih Kediri.

Pada tahun 1329, Patih Majapahit yang bernama Aryo Tadah menunjuk Gajah Mada untuk menggantikan dirinya. Gajah Mada menolak penunjukan itu karena ingin membuktikan pengabdiannya ter lebih dahulu kepada Kerajaan Majapahit, yaitu menghentikan pemberontakan Keta dan Sadeng. Gajah Mada akhirnya diangkat sebagai Patih Majapahit pada tahun 1334, setelah berhasil menaklukkan Keta dan Sadeng.

Pada tahun 1336, Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa, yaitu janji bahwa ia tidak akan memakan buah palapa, sejenis rempah-rempah, bila belum berhasil menguasai pulau-pulau di Nusantara. 

Perjuangan Gajah Mada mencapai puncaknya pada zaman pemerintahan Prabu Hayam Wuruk (1350-1389). Pada masa itulah, Majapahit mencapai keemasannya. Dari Kitab Negarakertagama dapat diketahui bahwa daerah kekuasaan Majapahit hampir sama luasnya dengan wilayah Indonesia yang sekarang, bahkan pengaruh Kerajaan Majapahit sampai ke negara-negara tetangga.


Kompleks Candi Penataran 

Kemegahan dan kebesaran kompleks candi Penataran membuktikan perjuangan dan peranan para tokoh pada masa Kerajaan Majapahit. Candi Penataran dibangun pada masa Kerajaan Kediri dan dipergunakan pada masa Kerajaan Majapahit. 

Di dalam kompleks candi, terdapat arca, bangunan yang disebut Bale Agung, prasasti (batu tulis) dan beberapa candi. Candi-candi itu di antaranya candi Naga yang berukuran lebar 4,83 meter, panjang 6,57 meter, dan tinggi 4,70 meter. Selain itu, terdapat candi yang dianggap paling suci, yaitu candi Induk. Candi Induk terdiri atas tiga teras bersusun dengan tinggi seluruhnya 7,19 meter. 
 


Posting Komentar untuk "Kelas 4 Tema 5 Subtema 1 Pembelajaran 5"