Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kelas 4 tema7 subtema 1 pembelajaran 4

Berikut ini video tentang Kelas 4 tema7 subtema 1 pembelajaran 4 : 

Sumber : Chanel youtube CHITRA SINTARANI


Kita telah MENGETAHUI keragaman

SUKU bangsa di Indonesia dan faktor penyebabnya. Adakah

keragaman lain di Indonesia?


Bahasa Daerah di Indonesia Terancam PUNAH


Posisi pertama negara dengan bahasa terbanyak di DUNIA kini ditempati oleh PAPUA NUGini dengan JUMLAH bahasa mencapai 867 bahasa. SELANJUTNYA Indonesia  menempati  posisi  KEDUA  dengan  JUMLAH  bahasa  sebanyak  742 bahasa.

DistrIBUSI  742  bahasa  di  SELURUH  Indonesia  rUPANYA  berbanding  terbalik antara JUMLAH bahasa dengan JUMLAH PENDUDUK. PULAU Jawa dengan JUMLAH PENDUDUK 123 JUTA orang memiliki tidak lebih dari 20 bahasa. 

Sebaliknya, PAPUA yang PENDUDUKNYA berJUMLAH 2 JUTA orang memiliki JUMLAH bahasa mencapai 271 bahasa.

KURangnya  JUMLAH  PENGGUNA  bahasa  daerah  akan  berpengarUH  pada KEMUNGKINAN  KEPUNAHAN  SUATU  ATAU  beberapa  bahasa  daerah  yang  ada  di Indonesia. Bahasa yang terancam PUNAH adalah bahasa yang tidak memiliki generasi MUDA yang MENGGUNAKAN bahasa IBU. 

Generasi dewasa adalah sATU- sATUNYA kelompok yang masih menjadi PENUTUR fasih.
Bahasa daerah  berperan dalam menjaga BUDAYA daerah. Tata nilai BUDAYA di Indonesia tersimpan dalam kosakata, PANTUN, cerita rakyat, mitos, legenda, dan  UNGKAPAN. 

 Oleh  karena  ITU,  bahasa-bahasa  yang  tergolong  berpotensi terancam PUNAH perLU memperoleh perhatian KHUSUS. Kita perLU melestarikan bahasa daerah SEBELUM benar-benar menghilang dari KEHIDUPAN berbangsa kita.

Ragam Bahasa Daerah di Indonesia

Bahasa  menjadi  alat  UNTUK  berKOMUNIKASI.  Amatilah  teman-teman  di LINGKUNGAN sekitar tempat TINGGALMU ATAU di KELASMU! Bagaimana cara mereka berKOMUNIKASI?  Adakah  TEMANMU  yang  MENGGUNAKAN  dialek  ATAU  bahasa berbeda?

Di  Indonesia  terdapat  beragam  SUKU  bangsa.  Keragaman  SUKU  bangsa menghasilkan bahasa daerah yang beragam PULA. Di antara bahasa-bahasa daerah  ITU  terdapat  perbedaan.  

NAMUN,  perbedaan  ITU  disATUKAN  dengan PENGGUNAAN bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.

Bahasa daerah yang berkembang di wilayah Indonesia berJUMLAH rATUSan. Di SUATU daerah seringkali berkembang lebih dari sATU bahasa daerah. BerIKUT beberapa bahasa daerah yang berkembang di Indonesia.

Tabel 1.2 Bahasa Daerah di Indonesia


No. Daerah Bahasa Daerah

1. SUMATRa Aceh, Bangka, Batak Alas, Batak Angkola, Batak Dairi/Pakpak (Singkil), Batak Karo, Batak Mandailing, Batak SIMALUNGUN, Batak Toba, Enggano, Gayo, Kerinci, Komering, KUBU, LAMPUNG Api, LAMPUNG Nyo, LUBU, MELAYU, MELAYU Jambi, Mentawai, MINANGKABAU (ANEUK Jamee), MUsi, Nias, Rejang, SimeUlUe, Lekon, dan Haloban.

2. Jawa BADUI, Betawi, Indonesia Peranakan, Jawa, Kangean, Kawi, MADURa, Osing, SUNDA, dan Tengger.

3. Bali dan KEPULAUAN NUSa Tenggara Bali, Sasak, ABUI, Adang, Adonara, Alor,
Amarasi, ANAKALANGU, Bengkala, Bilba, Bima, Blagar, BUNAK, Dela-Oenale, Dengka, Dhao, Ende, Hamap, Helong, Ile Ape, Kabola, Kafoa, Kamang, Kambera, Kedang, Kelon, Kemak, Ke’o, Kepo’, Kodi, Komodo, KUI, KULA, Lamaholot, Lamalera,  LAMATUKA, Lamboya, Lamma,  LAURa, dan Lembata Barat.

4. Kalimantan Ampanang, Aoheng, BAHAU, Bakati’, Bekati’
Rara, Bekati’ Sara, BAKUMPAI, Banjar, Basap, BENYADU’, BIDAYUH Biatah, BIDAYUH BUKAR-SADONG, Bolongan, BUKAT, BUKITAN,  BURUSU, DUSUN Deyah, DUSUN Malang, DUSUN WITU, Embaloh, Hovongan, Iban,  Jangkang, Kayan Mahakam, Kayan BUSang, Kayan SUNGAI  Kayan, Kayan Mendalam, Kayan WAHAU, Kelabit, dan Kembayan.

5. SULAWESI Andio, Aralle-TABULAHAN, Bada, BAHONSUAI, BAJAU Indonesia, Balaesang, Balantak, Bambam, Banggai, Bantik,  Baras, BATUI, Behoa, Bentong,
BINTAUNA,  Boano, Bobongko,  Bolango, Bonerate, BUDONG-BUDONG, BUGis, BUNGKU, BUOL, BUSOA, Campalagian, Cia-Cia, Dakka, Dampelas, Dondo, DURi, Enrekang, Gorontalo, Kaidipang, dan Kaili.

6. MALUKU ALUNE, Amahai, AMBELAU, APUTAI, ASILULU, Babar Tenggara, Babar Utara, Banda, Barakai, Bati, BATULEY, Benggoi, Boano, Bobot, BULI, BURU, Dai, Damar Barat, Damar TIMUR, Dawera-Daweloor, Dobel, ELPAPUTIH, Emplawas, Fordata, Galela, Gamkonora, Gane, Gebe, Geser-Gorom, Gorap, HarUKU, HITU, HorURU, Hoti, HUAULU, HUKUMINA, HULUNG, IBU, dan ILI'UUN.

7. PAPUA Abrab, AgHU, Airoran, Airo, Aki, Akwakai, Ambai, AMUNG, ANSUSU, Asmat, Awyi, AWYU, AyamarU, Babe, BABURiwa, Citah, DABU, Dani, Dem, Foya, KAWAMSU, Kayagar, Kimaan, Kendat, dan Inanwatan.

Posting Komentar untuk "Kelas 4 tema7 subtema 1 pembelajaran 4"